Lomba karya tulis ilmiah (LKTI) merupakan serangkaian kegiatan yang melibatkan siswa/siswi SMA/SMK se-derajat di Jawa Timur dalam mengeksplorasi kemampuan berpikir dan menulis secara individu maupun kelompok. Kegiatan ini menampilkan karya 10 Finalis terpilih yang telah di seleksi oleh Tim Juri. Adapun yang bertindak sebagai juri adalah 2 orang Dosen Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura. lomba karya tulis ilmiah (LKTI)  siswa/siswi SMA/SMK se-derajat seJawa Timur mengangkat tema “optimalisasi sumberdaya perikanan dan kelautan indonesia menuju poros maritim 2020”

 

 

 

Acara presentasi 10 besar finalis dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian Bapak  Slamet Subari yang sekaligus membuka acara. Selain itu, acara presentasi juga dihadiri oleh Ketua Umum HIMATIPA periode 2017 yaitu Henny Kartika Mulya Utami. Adapun yang menjadi dewan juri dalam Lomba karya tulis ilmiah (LKTI)  siswa/siswi SMA/SMK se-derajat seJawa Timur adalah Dr. Moh. Fuad Fauzul M, S.TP., M.Si (Kaprodi Teknologi Industri Pertanian) dan Mojiono, STP.,M.Si (Dosen Teknologi Industri Pertanian . Acara presentasi 10 besar finalis dimulai dengan pembukaan, kata sambutan dan acara inti yaitu presentasi 10 besar finalis. 10 besar finalis telah menyingkirkan 50 peserta siswa/siswi SMA/SMK se-derajat di Jawa Timur.

Adapun pemenang dalam Lomba   karya tulis ilmiah (LKTI)  siswa/siswi SMA/SMK se-derajat sejawa timur adalah SMAN 1 Bangil dengan judul Teknologi Tepat Guna Pengasapan dan Pengeringan Teripang  Bertenaga Sel Surya sebagai juara satu, SMAN 1 Gresik dengan Judul Temulawak sebagai pendeteksi formalin ikan sebagai juara 2, dan SMKN 1 Prajekan dengan judul Pemanfaatan Tepung Ikan Lele Dumbo Pada Cookies Sebagai Penambah Gizi untuk Ibu Hamil sebagai juara 3. penyerahan hadiah diserahkan langsung oleh Ketua Prodi Studi Teknologi Industri Pertanian Bapak  Dr. Moh. Fuad Fauzul M, S.TP., M.Si yang dilaksanakan pada tanggal 16 November 2017 di gedung pascasarjana Universitas Trunojoyo Madura.

TALENT (Trunojoyo Agroindusrial Technology Event)

 

TALENT (TRUNOJOYO AGROINDUSTRIAL TECHNOLOGY EVENT)

TALENT  adalah  event Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian yang  dirancang  dalam  rangka memberikan  kontribusi  intelektual  dan  kontribusi  konkret  terhadap Pengembangan  Agroindustri  Hasil Laut  di  Indonesia khususnya Madura. TALENT  juga merupakan  event  yang didalamnya  terdapat  bermacam macam  rangkaian  kegiatan  yang  bertujuan  untuk  meningkatkan pengetahuan  masyarakat  khususnya  akademisi,  pemerintah  maupun pengusaha. Adapun tema TALENT pada tahun 2017 adalah Optimalisasi Sumber Daya Perikanan dan Kelautan Indonesia Menuju Poros Maritim Dunia 2020.

TALENT 17 sendiri memiliki beberapa tujuan diantaranya mengoptimalkan  potensi  laut  Madura  sebagai  salah  satu  strategi pengembangan  agroindustri  hasil  laut  bertaraf  nasional  dan internasional, mengkaji lebih  dalam tentang pengembangan  Agroindustri Hasil Laut Indonesia khususnya di Madura, memperoleh  strategi  pengembangan  agroindustri  Madura  ditataran nasional dalam bidang kelautan, memperoleh  inovasi  dan  kreativitas  dibidang teknologi  agroindustri untuk pengembangan produk hasil olahan dari hasil laut, mengenalkan  produk  –  produk  hasil  laut  khas  Madura  yang  belum diketahui oleh masyarakat umumnya dan mahasiswa khususnya. Sasaran yang akan dituju pada kegiatan TALENT yaitu stakeholder-stakeholder  Agroindutri  hasil  laut (Industri Pengolahan  Hasil  Laut,  Pemerintah  Kabupaten,  dan  Masyarakat Umum), Mahasiswa UTM, Mahasiswa Luar UTM, siswa SMA sederajat Se Jawa Timur an UMKM Se Madura. Adapun  rangkaian  acara TALENT adalah  Lomba Karya  Tulis  Ilmiah dan Seminar  Awareness  ISO.

  1. Lomba Karya Tulis Ilmiah

Acara  lomba  karya  tulis  ilmiah  (LKTI)  merupakan  serangkaian kegiatan  yang  melibatkan  siswa/siswi  SMA/SMK  se-derajat  di Jawa  Timur  dalam  mengeksplorasi  kemampuan  berpikir  dan menulis  secara  individu  maupun  kelompok.  Kegiatan  ini dilaksanakan  di  Gedung  Graha  Utama,  Universitas  Trunojoyo Madura dengan menampilkan karya 10 Finalis terpilih yang telah di  seleksi  oleh  Tim  Juri.  Adapun  yang  bertindak  sebagai  juri adalah  3  orang  Dosen  Program  Studi  Teknologi  Industri Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura. panduan LKTI bisa didownload disini

PANDUAN_LKTI_TALENT_2017[1]

2.Seminar Awareness ISO

Acara Seminar Awareness ISO merupakan kegiatan yang bertujuan  untuk  meningkatkan pengetahuan  masyarakat  khususnya  di  akademisi,  pemerintah maupun pengusaha tentang organisasi bertaraf internasional yang bergerak dalam bidang standarisasi. ISO yang diambil dalam kegaitan TALENT 17 adalah ISO 22000 dan ISO 9001. Adapun sasaran kegiatannya ISO adalah mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura, PTN/PTS dan masyarakat umum

 

 

 

Kuliah Umum “Strategi Menjadi Mahasiswa Berprestasi”

Prodi TIP Universitas Trunojoyo Madura melaksanakan kuliah umum bertema “Strategi Menjadi Mahasiswa Berprestasi”. Kuliah umum ini diisi Adri Suyanto, SH dan diikuti oleh sekitar 250 mahasiswa TIP.
Materi yang disampaikan oleh pemateri ialah “Biar Kampus Tak Sekedar Status”. Di awal kuliah umum, beliau memberikan berbagai joke segar untuk memancing antusiasme peserta. Setelah peserta mulai nyaman dengan suasana, pemateri memulai menyajikan materi utama. Pertama, pemateri memaparkan pentingnya untuk menyadari bahwa terpilihnya mahasiswa TIP untuk kuliah di UTM harus disadari sebagai sebuah anugerah yang harus disyukuri. Kedua, beliau juga menyajikan 3 harta karun mahasiswa yang harus digali, yaitu potential skill, good appearance, dan networking.
Di bagian akhir, pemateri juga memberikan kesempatan keapda peserta untuk bertanya. Setelah sesi tanya jawab selesai, acara ditutup dengan pemberian sertifikat penghargaan kepada pemateri oleh Dr. Fuad FM, kaprodi TIP.

Prodi TIP kenalkan industri ke mahasiswa baru

Studi lapang (Stula) kali ini dilaksanakan pada Senin 11 September 2017, yang merupakan bagian rangkaian kegiatan Program Orientasi dan Pengenalan Teknologi Industri Pertanian (PROTEIN) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Kunjungan Teknologi Industri Pertanian (HIMATIPA). Sebagai kegiatan orientasi, PROTEIN tidak hanya memberikan perkenalan kehidupan kampus, khususnya suasana akademik di TIP, namun juga memberikan wawasan luas berupa kebermanfaatan ilmu yang akan mereka dapatkan. Dengan demikian, stula ini akan  memberikan gambaran kepada mahasiswa baru mengenai bidang apa yang potensial mereka geluti di masa mendatang pasca lulus.

Panitia membagi rombongan menjadi dua. Rombongan 1 akan melakukan kunjungan ke PT. Yakult Indonesia Persada, di Ngoro Industrial Park, Mojokerto. Rombongan 2 akan mengunjungi PT. Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk, di Beji, Pasuruan. Rombongan pertama berjumlah 80 orang tiba di lokasi kunjungan sekitar jam 11.00 WIB. Di lokasi, rombongan diterima oleh perwakilan perusahaan, yaitu Pak Jaka. Seluruh peserta dipandu menuju ruangan. Di PT Yakult, kegiatan stula diawali dengan sambutan dan penjelasan ringkas produk oleh pihak perusahaan dan dilanjutkan dengan pemutaran video propaganda. Selanjutnya, dosen pendamping, Dr. Fuad FM memberikan sambutan. Acara berikutnya ialah peserta diajak untuk melihat secara langsung proses produksi minuman fermentasi Yakult.

Sementara itu, rombongan 2 tiba di lokasi sekitar jam 12.40. Acara akan dimulai pada jam 13.10. Setelah menunggu sekitar 30 menit, peserta diijinkan memasuki ruangan. Stula disambut oleh perwakilan perusahaan, yaitu Pak Bagus dan Pak Sa’ban. Pak Bagus memberikan sambutan dan memperkenalkan perusahaan melalui pemutaran video profil. Selanjutnya, Dr. Fuad FM sebagai dosen pendamping memberikan sambutan. Seluruh peserta kemudian diajak ke anjungan produksi untuk melihat proses pembuatan mi instan. Setelah menyaksikan langsung proses produksi, peserta dipandu kembali ke ruangan untuk sesi tanya jawab.

Selama sesi tanya jawab, beberapa informasi penting terkait mi instan dibahas tuntas antara lain penjelasan mengenai air rebusan mi yang keruh dan tampak mengkilat. Seringkali masyarakat awam mudah terprovokasi bahwa kekeruhan tersebut disebabkan oleh kandungan lilin yang terdapat pada mi instan. Mi instan yang diproduksi di perusahaan ini dipastikan tidak mengandung lilin. Warna air yang keruh disebabkan adanya pati, bahan utama mi, yang terlepas dan bercampur bersama air. Sementara itu, kandungan minyak pada mi instan mengakibatkan air rebusan tersebut terlihat seperti mengkilat.

Kegiatan stula di PT. Yakult Indonesia Persada

Kegiatan stula di PT. Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk

Prodi TIP UTM sambut 72 mahasiswa baru

Prodi TIP UTM resmi menyambut kedatangan 72 mahasiswa baru TIP tahun ajaran 2017/2018. Acara penyambutan berlangsung sore hari, bertempat di pelataran Gedung TIP. Kehadiran mahasiswa tersebut disambut langsung oleh Ketua Prodi TIP, Dr. Muhammad Fuad FM, S.TP, M.Si, Rabu 23 Agustus 2017. Pada kesempatan tersebut, Kaprodi memberikan beberapa pesan antara lain menjaga kekompakan dan komitmen untuk menempuh pendidikan di Prodi TIP. Selain itu, Kaprodi juga menghimbau agar mahasiswa baru tersebut selalu mejaga kondisi kesehatan karena padatnya acara.

Sebanyak 72 mahasiswa tersebut sebelumnya telah melalui dua kegiatan, yaitu di tingkat Universitas dan Fakultas. Setelah acara penyambutan, seluruh mahasiswa baru akan mengikuti diklat di tingkat prodi, yaitu Pengenalan dan Orientasi Teknologi Industri Pertanian (PROTEIN). Tujuan diklat ini yaitu memberikan wawasan tentang Prodi TIP, baik dari aspek kemahasiswaan dan akademik.

Selamat datang mahasiswa baru TIP.

Kenalkan Industri, Prodi TIP UTM Gelar Stula di 2 Kota

 Pemahaman mahasiswa mengenai praktik agroindustri sangat penting guna memberikan bekal bagi mahasiswa di Prodi Teknologi Industri Pertanian (Prodi TIP). Kegiatan di industri memberikan wawasan kepada mahasiswa bagaimana suatu produk pertanian diolah menjadi produk yang bernilai tambah. Dengan demikian, observasi yang mereka lakukan di industri dapat mendukung pemahaman pada teori yang mereka peroleh di kelas. Kegiatan obervasi ini dapat dilakukan melalui kegiatan studi lapang (Stula).

Kegiatan Stula 2017 dilaksanakan di 3 industri atau lokasi. Pertama, pabrik pengolahan kacang PT Dua Kelinci di Pati, Jawa Tengah. Industri ini mewakili industri skala besar, yang memproduksi aneka produk pangan berbahan baku kacang. Kedua, industri kreatif Chocolate Monggo di Kota Gede, dan ketiga ialah industri jamur tiram di Yogyakarta.

Lokasi kunjungan pertama ialah PT Dua Kelinci pada Senin, 7 Agustus 2017. Ada 3 sesi kegiatan stula di lokasi ini. Kegiatan pertama peserta di PT Dua Kelinci adalah sesi foto Bersama di lokasi pabrik. Sesi kedua ialah presentasi profil perusahaan, sekaligus sambutan dari perwakilan perusahaan. Sesi ketiga ialah penjelasan teknis oleh tim perusahaan kepada mahasiswa mengenai alur produksi kacang garing. Seluruh sesi berlangsung 2 jam. Kunjungan berakhir sekitar jam 10.00 WIB.

Lokasi kunjungan di hari ke-2, Selasa, 8 Agustus 2017, ialah Chocolate Monggo yang terletak di Kota Gede, Yogyakarta. Di lokasi ini, peserta diajak untuk melihat secara langsung proses pembuatan aneka produk olahan dari kakao. Selain itu, peserta juga diajak untuk melakukan demonstrasi proses pencetakan coklat. Seluruh rangkaian kegiatan di Chocolate Monggo berlangsung selama 4 jam.

Lokasi kunjungan ke-3 ialah UD. Rumah Kebun Jamur. Tempat ini mampu memproduksi setidaknya 1000 baglog tiap hari. Di lokasi ini, peserta langsung diajak untuk melihat proses produksi baglog jamur tiram mulai dari persiapan bahan baku hingga produk jadi. Pertama, peserta diberikan penjelasan mengenai bahan baku pembuatan baglog serta komposisinya. Baglog dibuat dari 3 bahan, yaitu serbuk kayu sengon, dedak, dan kapur. Dedak ditambahkan 10% dari berat total serbuk kayu, sementara kapur ditambahkan sebanyak 3% dari berat total serbuk kayu. Ketiga bahan ini dicampur secara merata, dimasukkan ke dalam plastik PP, dan dipadatkan menggunakan mesin press, dan di-“sterilisasi” menggunakan steamer. Proses terakhir memiliki dua fungsi, yaitu untuk membunuh mikroorganisme pengganggu yang menjadi kompetitor jamur tiram, serta melunakkan serbuk kayu sehingga berfungsi lebih baik sebagai substrat.

Stula ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi mahasiswa dalam rangka meningkatkan pemahaman mereka di bidang agroindustri.