Sharing Hearing

Sharing-Hearing adalah acara yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa TIP yang bertujuan memberikan kritik dan saran terhadap kegiatan kemahasiswaan dan akademik yang disampaikan kepada seluruh dosen dan pengurus prodi. Output kegiatan ini berupa tindak lanjut terhadap kritik dan saran yang diberikan mahasiswa untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kegiatan ini dilakukan setiap akhir semester.

artikel mahasiswa TIP di terima di jurnal internasional

 Setelah kemarin karya mahasiswa Teknologi Industri Pertanian Fakultas Pertanian Univesitas Trunojoyo Madura masuk PIMNAS 2012, kini artikel tersebut lolos untuk Publikasi Internasional  di INTERNATIONAL FOOD RESEARCH JOURNAL (IFRJ).

Semoga dengan prestasi ini akan muncul prestasi-prestasi baru, bibit-bibit unggul lainnya yang dapat mengharumkan Universitas Trunojoyo Madura di kancah Internasional.

Sharing Hearing HIMATIPA 2012

Dua hari setelah sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan ISO 9001, 14001, & 22000, Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian (HIMATIPA) kembali mengadakan kegiatan. Kali ini kegiatan Sharing & Hearing 2012. Tepatnya pada hari Senin, tanggal 18 Juni yang lalu kegiatan tersebut berlangsung. Tema yang diangkat adalah “Semangat Berbasis Kebersamaan”. Acara sharing & Hearing kali ini dikhususkan untuk Mahasiswa Baru 2011 yang sekarang sudah beranjak ke semester dua akhir, dengan tujuan mendekatkan teman-teman semester dua dengan jajaran dosen & memecahkan permasalahan akademis & non akademis yang ada di jurusan Teknologi Industri Pertanian. Meskipun acara Sharing & Hearing 2012 kali ini sifatnya tidak Formal, namun acara tersebut tetap meriah. Hal tersebut dapat dilihat dari partisipasi teman-teman semester dua yang kebanyakan hadir & dari pihak dosen.

 Acara dibuka oleh Ketua Pelaksana: Mohammad Maskur, Ketua Umum HIMATIPA yang diwakilkan oleh Wakil Ketua Umum HIMATIPA: Ahmad Nizar, Serta Ketua Jurusan Teknologi Industri Pertanian: Bapak Supriyanto, STP., MP. Dalam cara Sharing & Hearing kali ini juga terdapat Moderator sebagai pengatur jalannya acara, yaitu saudara Achmad Fawaid Kurniawan. Berbagai permasalahan yang ada di jurusan Teknologi Industri Pertanian selama proses perkuliahan dibahas. Hal tersebut dilakukan dengan harapan adanya nilai-nilai kekeluargaan & koordinasi antara Mahasiswa TIP khususnya teman-teman semester dua dengan dosen begitu pula sebaliknya demi kemajuan jurusan Teknologi Industri Pertanian kedepannya.

Setelah acara ini berlangsung selama kurang lebih 3 jam, akhirnya acara Sharing & Hearing 2012 selesai dengan mengesankan & mendapatkan kesimpulan bahwa keluarga jurusan Teknologi Industri Pertanian harus lebih solid untuk menyelesaikan & memajukan jurusan Teknologi Industri Pertanian kedepannya..

Kegiatan Kunjungan Lapang ke Kusuma Agro Wisata

 Kegiatan Kunjungan Lapang ke Kusuma Agro Wisata pada Hari Kamis 24 Mei 2012 ini bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan buy cialis dan mempelajari morfologi buah dan sayur. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 20 orang peserta yang mengambil mata kuliah Teknologi Buah dan Sayur.

Lokasi Kusuma Agro Wisata dipilih menjadi lokasi tujuan kunjungan karena ditempat ini menyediakan fasilitas edukasi yang cukup lengkap, diantaranya fasilitas lahan pertanian, fasilitas proses produksi untuk pasca panen serta fasilitas wirausaha produk hasil pertanian.

 

Pelatihan ISO 9001 – ISO 14001 – ISO 22000 himatipa

 Untuk yang kesekian kalinya Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian  Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura bekerjasama dengan Bina Profesi Institute – Konstan Grup Surabaya Mengadakan Pelatihan ISO 9001 – ISO 14001 – ISO 22000. ISO tersebut merupakan standar internasional di bidang sistem manajemen mutu. Suatu lembaga/organisasi yang telah mendapatkan akreditasi (pengakuan dari pihak lain yang independen) ISO tersebut, dapat dikatakan telah memenuhi persyaratan internasional dalam hal manajemen penjaminan mutu produk/jasa yang dihasilkannya.
Untuk lebih jelasnya bisa di lihat di Pamflet Kegiatan.

 

Seni baru sang pemimpin : program kolaborasi FAST dan DUBA

Leadership atau kepemimpinan terus menjadi topik yang menarik untuk dikembangkan. Organisasi yang besar sering berawal dari pemimpin yang “jenius” dalam mengelola sumber daya tim yang dipimpinnya. Pemimpin yang hebat bisa membuat yang lemah menjadi kuat, seperti seekor singa yang memimpin pasukan domba. Menyadari akan pentingnya sosok pemimpin yang “jenius”, rekan-rekan Gerakan Pramuka Ponpes Darul Ulum Banyuanyar (DUBA) mencoba melakukan terobosan melalui even bertema “The new art of leadership”, seni baru sang pemimpin. Seminar motivasi dan kepemimpinan tersebut dilakasanakan pada 1 Juni 2012 bertempat di aula Ponpes Darul Ulum Banyuanyar. Seminar yang dihadiri lebih dari 100 peserta tersebut bekerja sama dengan tim FAST Leadership, yaitu lembaga training dari Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian (HIMATIPA), Universitas Trunojoyo Madura.

            Seminar berdurasi 3 jam tersebut berlangsung sangat meriah, dengan diawali sambutan pihak panitia oleh pembina, Ust. Syamsul Arifin, S.PdI. Acara bertambah meriah saat tim trainer mulai mempresentasikan materinya. Applause peserta yang meriah terdengar bergemuruh dari penjuru aula. Antusiasme peserta tidak ingin disia-siakan trainer. Tim FAST Leadership yang dikomandani oleh Dani Mardianto (General Manager) menyampaikan 2 materi utama yaitu: motivasi diri dan manajemen organisasi. Presenter acara ditangani langsung oleh Ahmad Fawaid dan Tri Ardiansyah.  Materi motivasi dan pengenalan FAST dipresentasikan oleh Mojiono dan Ahmad Nizar. Materi pamungkas, manajemen organisasi, disampaikan oleh Samsul Arifin, yang merupakan alumni Ponpes Darul Ulum Banyuanyar. “Ini momen untuk bernostalgia sekaligus mengabdi”, paparnya diiringi tepuk tangan meriah peserta.

            Panitia berharap agar kegiatan positif dan kerja sama ini dapat terus terbina. Oleh karena itu, kegiatan seminar berikutnya akan segera dilaksanakan. Panitia dan manajemen FAST Leadership sudah sepakat untuk merancang kegiatan dengan topik karya ilmiah. Sementara ini, kegiatan pramuka menjadi ujung tombak prestasi Ponpes Banyuanyar. Namun, meraih prestasi di bidang karya ilmiah juga sangat mungkin tercapai. Semoga seminar FAST Leadership part 2 di Banyuanyar segera terealisasi.

DU go..go..go.., Banyuanyar win..win..win, Fast Leadership emang siip…

MAHASISWA TIP MASUK DALAM 8 BESAR PENCAK SILAT INTERNASIONAL

Tangal 24-30 Maret 2012, Universitas Sebelas Maret Solo mengadakan Kompetisi International Pencak Silat. Universitas Trunojoyo Madura mengirimkan 3 delegasinya untuk mengikuti kompetisi tersebut, yang terdiri dari 3 atlit mahasiswa, yaitu : 1 mahasiswa Fakultas Teknik dan 2 orang mahasiswa Fakultas Pertanian. Dua orang Mahasiswa Fakultas Pertanian atas nama Wiswanto Jurusan Teknologi Industri Pertanian semester 4 dan Didik Rohmawan mahasiswa jurusan agribisnis semester 2. Hasil kompetisi tersebut Wiswanto masuk dalam 8 besar terbaik. Ini merupakan kebanggan tersendiri dari Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo.

Sumber : http://pertanian.trunojoyo.ac.id/

FOOD TECHNOLOGY FESTIVAL 2012

Acara Food Technology Festival 2012, ini di laksanakan pada tanggal 08 Mei 2012 di pelataran parkir gedung student center ( GSC ) Universitas Trunojoyo Madura   Oleh : mahasiswa HIMATIPA (Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian) Fakultas Pertanian yang di buka oleh Ketua Program Studi TIP (Supriyanto, S.Tp, Mp). Program merupakan program lanjutan dari PROTEIN yang di pelopori oleh devisi pengembangan minat dan bakat. Dalam pidatonya beliau menyampaikan bahwa seorang mahasiswa harus mempunyai kretifitas yang tinggi serta diikuti dengan kemauan berwirausaha di bidang industri pertanian yang di harapkan dapat membuka peluang – peluang baru dalam berwirausaha. sementara itu dengan memadukan kreasi design kemasan serta teknologi pertanian, Beberapa kreasi pangan yang di sajikan dalam food festival kali ini menggunakan bahan nabati yang di olah menjadi produk unggulan siap saji. Yang di harapkan dari acara ini adalah selain terus berinovasi mahasiswa dalam hal ini diharapkan dapat mengaplikasikan keilmuan dengan inovasi terkini dalam industri pertanian.

 

Pengembangan Jamu sebagai Potensi Agroindustri di Madura TALENT 2011

Siapa yang tidak mengenal jamu Madura?. Tentu seluruh pelosok negeri tahu bahwa Madura adalah salah satu daerah yang sangat terkenal karena ramuan jamunya yang tiada dua. Jamu Madura memiliki potensi luar biasa sebagai produk agri non pangan, selain garam, rumput laut, dan tembakau. Jamu Madura tidak hanya dikenal di dalam negeri, namun sudah merambah pasar di luar negeri. Hanya saja, jamu Madura terkenal di mana-mana, namun tidak ada di mana-mana. Masalah inilah yang harus dicarikan solusinya agar jamu Madura tidak hanya dikenal di mana-mana namun juga ada di mana-mana.

Topik Jamu Madura ini dibahas tuntas dalam suatu kegiatan yang diselenggarakan oleh HIMATIPA (Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian) Universitas Trunojoyo Madura pada Kamis 24 November 2011. HIMATIPA menyelenggarakan kegiatan TALENT 2011 (Trunojoyo Agroindustrial Technology Event) yang salah satu rangkaian acaranya adalah seminar nasional. Pada seminar tersebut, HIMATIPA menghadirkan beberapa narasumber yang sangat kompeten di bidang jamu, antara lain Ir. Sinar Suryawati (Akademisi Universitas Trunojoyo Madura), Dr. Mangestuti Agil, Apt., MS (Pakar Jamu Madura Universitas Airlangga), Drh. Retno Hernayani (Praktisi Industri Jamu Air Mancur), dan Yudi Ariyanto (Disperindag Jatim). Seminar nasional ini juga dihadiri oleh mahasiswa FORAGRIN (Forum Agroindustri Indonesia) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia antara lain, Universitas Brawijaya Malang, Universitas Gadjah Mada, Universitas Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan, dan Institut Pertanian Bogor. Seminar juga dimeriahkan oleh peserta dari mahasiswa perguruan tinggi di Madura.

Menurut Dr. Mangestuti, langkah pertama dalam upaya pengembangan Jamu Madura adalah standarisasi bahan baku nabati. Standarisasi bahan baku nabati jamu adalah serangkaian tindakan yang bertujuan untuk mendapatkan bahan baku yang terstandar. Menurut beliau, langkah standarisasi bahan baku nabati jamu diawali dengan mapping, yaitu kegiatan penetapan lokasi yang paling sesuai bagi budidaya tanaman untuk mendapatkan hasil yang bermutu prima di kawasan Pulau Madura. Mapping akan menghindari terjadinya pemilihan lokasi yang salah, yang mengakibatkan dihasilkannya bahan baku yang mutunya di bawah standar. Selain itu, melalui mapping akan terhindar kepunahan tanaman obat yang potensial.

Selain seminar nasional, TALENT 2011 juga dimeriahkan oleh kegiatan expo UMKM Jamu Madura dan wirausaha muda Universitas Trunojoyo Madura. Partisipan expo tidak hanya berasal dari UMKM Jamu, melainkan juga stan sosialisasi dari BPMIGAS Perwakilan Jawa Timur, Papua, dan Maluku, dan sosialisasi Santos Sampang Pty, Ltd. Pengembangan Jamu Madura adalah tugas bersama dan banyak melibatkan banyak pihak. Sehingga sinergi dan kerja sama antar pihak mutlak diperlukan dan harus dijalin mulai saat ini.

Galery 1

 Galery 2

Sumber : http://pertanian.trunojoyo.ac.id/