Mahasiswa TIP-UTM Kembangkan VACSAFE, Inovasi Pendingin Makanan untuk Dukung Keamanan Pangan Program MBG

Bangkalan — Mahasiswa Universitas Trunodjoyo Madura berhasil memperoleh pendanaan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), mewujudkan inovasi baru yang berdampak dan berkelanjutan VACSAFE, sebuah alat pendingin makanan yang dirancang khusus untuk mendukung keamanan pangan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tim PKM-KC VACSAFE Universitas Trunojoyo Madura yang terdiri atas mahasiswa lintas program studi.

Keberhasilan Tim PKM-CK VACSAFE, yang beranggotakan mahasiswa lintas program studi, Ro’yal Dzunnurain, Dinah Izzah Farhana, Yananda Ariyanti Artika, Asfar Assidiq prodi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas pertanian dan Sibyan Masrur Rahman prodi Teknik Mesin, fakultas Teknik Universitas Trunodjoyo Madura, di bawah bimbingan Khoirul Anam As Syukri, S.T.,M.T Tim ini berhasil mendapatkan pendanaan PKM setelah melalui proses seleksi, sebagai bentuk apresiasi terhadap gagasan dan inovasi yang dinilai memiliki potensi untuk memberikan solusi terhadap permasalahan di masyarakat.

VACSAFE lahir dari keresahan tim terhadap maraknya kasus keracunan makanan yang terjadi di lapangan, khususnya pada program distribusi makanan bergizi berskala besar seperti MBG. Salah satu penyebab utamanya adalah kontaminasi silang, yaitu kondisi di mana makanan yang telah dimasak sesuai standar operasional prosedur (SOP) justru dibiarkan dalam keadaan panas di ruang terbuka dalam waktu yang cukup lama sebelum didistribusikan. Kondisi ini menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan bakteri dan meningkatkan risiko keracunan makanan pada penerima manfaat, yang sebagian besar adalah anak-anak sekolah.

Inovasi alat pendingin makanan yang dikembangkan untuk mendukung keamanan pangan program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Melihat permasalahan tersebut, tim PKM-KC UTM berinsistif untuk merancang sebuah solusi teknologi tepat guna. VACSAFE dikembangkan sebagai alat pendingin makanan yang mampu menjaga suhu makanan pasca-masak agar tetap berada pada rentang aman, sehingga risiko kontaminasi silang dapat minimalisir secara signifikan sebelum makanan sampai ke tangan penerima. “Kami melihat ada celah yang belum banyak disentuh dalam rantai distribusi program MBG, yaitu bagaimana menjaga keamanan makanan setelah proses memasak selesai hingga makanan benar-benar sampai dan siap dikonsumsi,” ujar Ro’yal Dzunnurain A, Ketua Tim PKM-KC VACSAFE.

Inovasi Sistem VACSAFE ini dirancang dengan pendekatan teknologi tepat guna yang rantai proses pendinginan kondisi pangan dilakukan secara lebih terukur, sistematis, dan efisien. Spesifikasi sistem VACSAFE mempunyai dimensi mesin 60 x 40 x 70 cm, dengan chamber kapasitas 10liter dengan dimensi tinggi 20 cm dan diameter 30 cm dan material chamber stainless steel 304b, daya listrik sistem tersebut 250 watt, terdapat 1 unit jet pump dan material. Penggunaan sistem VACSAFE di mulai memasukan makanan kemdian menutup rapat chamber, box panel di nyalakan dan di setting dalam suhu 27°C makanan sistem akan mati secara otomatis, pompa akan berjalan menyedot udara yang ada pada chamber, kemudian sirkulasi air berjalan untuk menstabilisasikan pendingininan.

Klaim tersebut dibuktikan lewat pengujian langsung yang membandingkan tiga metode pendinginan pada produk pangan bersuhu awal yang sama, yaitu 62°C. Hasilnya, VACSAFE hanya membutuhkan waktu sekitar 6,5 menit untuk menurunkan suhu makanan hingga 27°C. Sebagai pembanding, metode refrigerator memerlukan waktu 25 menit untuk mencapai suhu yang sama, sementara pendinginan konvensional di suhu ruang bahkan setelah satu jam pengujian suhunya baru turun ke 30°C dan belum sepenuhnya stabil. Jika diukur pada titik suhu yang sama, yakni 35°C, VACSAFE hanya membutuhkan waktu kurang dari 3 menit, dibandingkan 15 menit pada refrigerator dan 35 menit pada metode konvensional  artinya VACSAFE bekerja sekitar lima kali lebih cepat daripada kulkas, dan lebih dari dua belas kali lebih cepat daripada cara pendinginan biasa yang selama ini banyak digunakan di dapur-dapur penyedia MBG.

Penerapan VACSAFE diharapkan mampu meningkatkan efektivitas keamanan pangan dapur penyedia MBG, sehingga dapat meminimalkan potensi pangan tidak layak konsumsi dan menekan risiko terjadinya kasus keracunan makanan. Ke depan, tim PKM-KC VACSAFE berencana untuk terus menyempurnakan alat ini serta membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dari kalangan akademisi, pemerintah, maupun mitra industri, guna mempercepat proses uji coba dan implementasi VACSAFE di lapangan.

***

Kunjungi akun Instagram @tip.fputm untuk memperoleh informasi terkini mengenai kegiatan dan informasi akademik TIP Universitas Trunodjoyo Madura.

PENERIMAAN MAHASISWA BARU SELEKSI MANDIRI UNIVERSITAS TRUNODJOYO MADURA TAHUN AKADEMIK 2026/2027

Seleksi Mandiri merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan oleh Universitas Trunojoyo Madura (UTM) sebagai alternatif selain jalur seleksi nasional. Jalur ini memberikan kesempatan lebih luas bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di UTM melalui berbagai skema seleksi yang disesuaikan dengan potensi dan prestasi masing-masing. Adapun jalur Seleksi Mandiri UTM adalah sebagai berikut:

  1. Jalur Reguler
  2. Jalur Kerjasama
  3. Jalur Afirmasi (Warga Madura)
  4. Jalur Golden Tiket dan Pemenang Kompetisi
  5. Jalur Prestasi (Tahfidz)
  6. Jalur Prestasi (Qira’atul Qutub dan Musabaqah)
  7. Jalur Prestasi (Kepemimpinan)

Informasi lebih lengkap mengenai Seleksi Mandiri, meliputi prosedur pendaftaran, jadwal pendaftaran, syarat pendaftar, dan biaya pendidikan, dapat diunduh melalui berkas yang tersedia.

***

Kunjungi akun Instagram @tip.fputm untuk memperoleh informasi terkini mengenai kegiatan dan informasi akademik TIP Universitas Trunodjoyo Madura.

Prodi TIP UTM Lakukan Sosialisasi dan Promosi ke Sekolah-Sekolah di Sampang dan Pamekasan

Program Studi Teknologi Industri Pertanian (TIP) Fakultas Pertanian Universitas Trunodjoyo Madura melaksanakan kegiatan promosi ke sejumlah sekolah menengah di wilayah Sampang dan Pamekasan pada Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis prodi dalam memperkenalkan profil, keunggulan, serta prospek karier lulusan TIP kepada calon mahasiswa potensial.

Promosi dilaksanakan di beberapa sekolah, yaitu SMAN 1 Torjun, MAS Al Ittihad Putra dan Putri, SMAN 1 Sampang, SMKN 2 Sampang, SMAN 1 Galis, dan SMAN 1 Pamekasan. Tim promosi terdiri atas dosen dan tenaga pendidik Prodi TIP yang dibagi menjadi tiga kelompok untuk menjangkau seluruh lokasi secara efektif. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa TIP asal Sampang dan Pamekasan guna menciptakan suasana yang lebih akrab dan komunikatif dengan para siswa.

Dalam kegiatan tersebut, tim menyampaikan materi mengenai profil Program Studi Teknologi Industri Pertanian yang berdiri sejak tahun 2001 dan telah terakreditasi Baik Sekali. Disampaikan pula bahwa TIP mengintegrasikan bidang manajemen, rekayasa proses, teknologi pengolahan, lingkungan, sistem informasi, hingga technopreneurship dalam mendukung pengembangan agroindustri modern dan berkelanjutan.

Para siswa mendapatkan informasi komprehensif mengenai prospek lulusan yang sangat luas, antara lain sebagai production engineer, RnD engineer, quality engineer, asisten peneliti, hingga wirausahawan agroindustri. Tingginya tingkat serapan kerja lulusan menjadi salah satu keunggulan yang turut ditekankan dalam pemaparan.

Selain itu, dipaparkan pula fasilitas pembelajaran yang tersedia, seperti laboratorium yang lengkap, ruang multimedia, student workspace, serta lingkungan kampus yang nyaman dan terjangkau. Prodi TIP juga memiliki uji kompetensi BNSP di bidang Quality Control, HACCP, dan CPPOB sebagai nilai tambah bagi mahasiswa.

Tim promosi juga menjelaskan jalur penerimaan mahasiswa baru melalui SNBP, SNBT, dan jalur mandiri, termasuk informasi UKT serta berbagai peluang beasiswa yang dapat diakses mahasiswa. Hal ini bertujuan agar siswa memperoleh gambaran yang jelas sebelum menentukan pilihan program studi di jenjang pendidikan tinggi.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Para siswa yang mampu menjawab pertanyaan dari tim promosi diberikan souvenir sebagai bentuk apresiasi sekaligus untuk meningkatkan semangat partisipasi. Antusiasme peserta terlihat tinggi, terutama saat membahas peluang karier dan kehidupan perkuliahan di lingkungan kampus.

Melalui kegiatan promosi ini, diharapkan siswa semakin memahami peran strategis Teknologi Industri Pertanian dalam mendukung perkembangan industri pangan dan agroindustri nasional. Kegiatan ini juga menjadi langkah nyata Prodi TIP dalam mempererat hubungan dengan sekolah-sekolah serta mendorong minat generasi muda untuk bergabung menjadi bagian dari keluarga besar TIP UTM.

***

Kunjungi akun Instagram @tip.fputm untuk memperoleh informasi terkini mengenai kegiatan dan informasi akademik TIP Universitas Trunodjoyo Madura.

Tim Dosen TIP UTM Laksanakan Supervisi PKL Mahasiswa di PT Aerofood ACS Surabaya

Program Studi Teknologi Industri Pertanian (TIP), Fakultas Pertanian Universitas Trunodjoyo Madura (UTM), melaksanakan kegiatan supervisi Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa di PT Aerofood ACS Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen supervisor yang terdiri atas Dr. Askur Rahman, Dr. Enung Nurhidayah, Mojiono, STP., M.Si., Khoirul Anam As Syukri, M.T., dan Nurmalisa Lisdayana, S.TP., M.Si. bersama Supervisor (SPV) PKL serta pihak terkait di perusahaan.

Kegiatan supervisi PKL ini merupakan bagian dari upaya monitoring, evaluasi, serta penguatan ketercapaian tujuan pembelajaran PKL mahasiswa Program Studi Teknologi Industri Pertanian. Dalam pelaksanaannya, tim dosen melakukan peninjauan langsung terhadap aktivitas mahasiswa PKL yang ditempatkan di berbagai bagian kerja, mulai dari area produksi, warehouse atau gudang, hingga distribusi produk.

Mahasiswa PKL secara bergantian mengikuti alur kerja di setiap bagian untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai proses produksi pangan, pengelolaan bahan baku dan produk jadi, penerapan standar higiene dan sanitasi, serta sistem distribusi produk yang menuntut ketepatan waktu dan jaminan keamanan pangan.

Selain observasi lapangan, kegiatan supervisi juga diisi dengan pertemuan dan diskusi antara tim dosen supervisor dengan Supervisor (SPV) produksi serta pihak Human Resources Development (HRD) PT Aerofood ACS. Diskusi tersebut membahas pelaksanaan PKL mahasiswa, evaluasi kinerja dan sikap kerja, tingkat pemahaman mahasiswa terhadap proses industri, serta kesesuaian aktivitas PKL dengan capaian pembelajaran Program Studi Teknologi Industri Pertanian.

Pada kesempatan tersebut, tim dosen juga memberikan masukan dan arahan kepada mahasiswa terkait penguatan etika profesional, kedisiplinan kerja, serta pentingnya kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja dan keamanan pangan yang diterapkan di lingkungan industri.

Lebih lanjut, kegiatan supervisi ini juga dimanfaatkan sebagai ajang koordinasi awal terkait peluang pengembangan kerja sama lanjutan antara Program Studi Teknologi Industri Pertanian Fakultas Pertanian UTM dengan PT Aerofood ACS, khususnya dalam bidang pelaksanaan PKL berkelanjutan, penelitian terapan, serta potensi kolaborasi dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Secara umum, kegiatan supervisi PKL ini berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi mahasiswa, program studi, serta pihak industri sebagai mitra strategis dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

***

Kunjungi akun Instagram @tip.fputm untuk memperoleh informasi terkini mengenai kegiatan dan informasi akademik TIP Universitas Trunodjoyo Madura.

Enzim untuk Pelaku Usaha Fried Chicken

Prodi Teknologi Industri Pertanian (Prodi TIP), Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) memberikan pelatihan bagi warga Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kediri (Kamis, 12 September 2024). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 peserta terdiri ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok Wanita “ASKARA” di desa tersebut serta staf dosen dan tendik Prodi TIP UTM.

Ketua tim pelaksana, Cahyo Indarto, menjelaskan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas pelaku usaha serta kualitas produk. “Enzim menjadi ingridien spesial yang ditambahkan ke tepung bumbu dan inilah yang membuat tekstur dan rasa produk ayam goreng menjadi lebih enak” tutur lulusan doktor National Pingtung University of Science and Technology, Taiwan. Dosen Prodi TIP ini juga menambahkan bahwa tepung formula buatannya juga mereduksi atau mengurangi penggunaan bahan tambahan pangan (BTP). Selain itu, produk bisa dikemas dalam kondisi vakum (hampa udara) dan bisa disimpan dalam kondisi beku, sehingga produk bisa lebih awet dan praktis disajikan. Di acara ini, tim abdimas juga menyerahkan perangkat usaha, mulai dari deep fryer, vacuum sealer, peniris minyak (spinner), hingga freezer.

Acara dibuka oleh Kepala Desa Gadungan, Dedi Purwanto, yang bertempat di aula desa. Harapan kepala desa adalah kolaborasi antara desa dan perguruan tinggi semacam ini mampu memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya dalam menyokong ekonomi keluarga. Kegiatan ini dibiayai penuh oleh program BIMA Kemdikbudristek melalui skema kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tahun anggaran 2024.

***

Kunjungi media sosial INSTAGRAM kami di tip.fputm (TIPTrunojoyo)

Abdimas Prodi TIP di Kecamatan Ketapang: Kelompok Tani Aeng Lestari

Pembukaan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 8 Agustus 2024 di Desa Oloh Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, bertempat di balai pertemuan Kelompok Tani Aeng Lestari. Acara ini dihadiri oleh para anggota kelompok tani, perangkat desa, dan seluruh Dosen Prodi Teknologi Industri Pertanian Universitas Trunojoyo Madura. Tujuan utama dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan produktivitas dan pengembangan dalam pengolahan jamu dengan memberikan bantuan alat mesin pengaduk ekstrak herbal, mesin pengemas continous sealer dan mesin alat pengemas kapsul kepada Kelompok Aeng Lestari.

Dokumentasi dengan kelompok tani aeng lestari

Acara dimulai dengan sambutan dari ketua kelompok Aeng Lestari yaitu Bapak Mahfud, yang mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Beliau menjelaskan bahwa selama ini para petani mengalami kesulitan dalam mengolah jamu karena keterbatasan alat dan tenaga. Dengan adanya alat mesin pengaduk ekstrak herbal, mesin pengemas continous sealer dan mesin alat pengemas kapsul, diharapkan dapat mengurangi beban kerja dan meningkatkan kualitas jamu yang diberikan kepada kelompok tani Aeng Lestari.

Penyampaian materi pengisian bubuk herbal pada kapsul

Selanjutnya, perwakilan dari tim pengabdian masyarakat memberikan penjelasan mengenai pentingnya penggunaan teknologi dalam pengolahan jamu. Pemaparan mengenai alat pengaduk ini dirancang untuk mempermudah proses pencampuran bahan-bahan herbal baik bentuk ekstrak maupun bentuk bubuk padat, sehingga jamu yang dihasilkan lebih halus, berkualitas dan mudah dikonsumsi oleh konsumen. Selain itu, penggunaan alat ini juga dapat menghemat waktu dan tenaga, serta meningkatkan produktivitas para petani.

Penyampaian materi penggunaan alat continous sealer

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penyerahan simbolis alat mesin pengaduk ekstrak herbal, mesin pengemas continous sealer dan mesin alat pengemas kapsul kepada Ketua Kelompok Aeng Lestari. Penyerahan ini dilakukan oleh perwakilan dari tim pengabdian masyarakat, disaksikan oleh seluruh peserta yang hadir. Alat tersebut langsung diperlihatkan kepada para anggota kelompok tani, diikuti dengan demonstrasi singkat mengenai cara pengoperasian alat pencacah tersebut. Demonstrasi ini dilakukan oleh salah satu anggota tim pengabdian masyarakat yang sudah berpengalaman dalam mengoperasikan alat tersebut. Para anggota kelompok tani dengan antusias menyimak setiap penjelasan dan mengikuti langkah-langkah yang ditunjukkan.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai tanda peringatan atas kegiatan tersebut. Semua peserta yang hadir tampak bahagia dan puas dengan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini. Ketua Kelompok Ternak Melati, Bapak Mahfud, kembali mengucapkan terima kasih dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa depan untuk mendukung kesejahteraan para petani di Desa Oloh Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang.

Dengan adanya bantuan alat mesin pengaduk ekstrak herbal, mesin pengemas continous sealer dan mesin alat pengemas kapsul ini, diharapkan para petani anggota Kelompok Aeng Lestari dapat lebih produktif dalam mengelola herbal, sehingga dapat meningkatkan hasil jamu dan mendukung perekonomian keluarga serta komunitas di desa tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pengembangan sektor pertanian dan peternakan di daerah pedesaan, khususnya di Desa Oloh Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.

Penyerahan alat pada kelompok tani aeng lestari

AYO SUKSESKAN TRACER STUDY 2024 !!!

Hallo Sobat Alumni UTM, AYO SUKSESKAN TRACER STUDY 2024 !!!

Dengan Bangga……

Berdasarkan Surat Rektor Nomor :  B/1459/UN46/HM.01.00/2024  kami mengundang seluruh alumni Universitas Trunojoyo Madura (UTM) lulusan tahun 2022 dan 2023 untuk berpartisipasi dalam Tracer Study 2024. Tracer Study ini bertujuan untuk meningkatkan reputasi UTM dan memberikan umpan balik yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan di UTM.

Detail Pelaksanaan:

  • Program: Sarjana
  • Lulusan yang Diundang: Tahun 2022 dan 2023
  • Tujuan: Meningkatkan reputasi UTM

Cara Berpartisipasi:

  1. Kunjungi https://karir.trunojoyo.ac.id/forms/site/login?pid=ts-utm-2024
  2. Login dengan NIM
  3. Isi kuesioner yang disediakan dengan lengkap.

Informasi Lebih Lanjut:

  • Email: [email protected]
  • Website: Pusat Karir UTM
  • Instagram: @karir_utm
  • Telp/WA : 081334866450, 087850776477

Partisipasi Anda sangat berarti bagi kami dan dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di UTM. Terima kasih atas kerjasama dan dukungannya.

Lampiran:[gview file=”http://tip.trunojoyo.ac.id/wp-content/uploads/2024/07/1459-Pengisian-Tracer-Study-Tahun-2024-1.pdf”]