Program Studi Teknologi Industri Pertanian melakukan kunjungan di Universitas Slamet Riyadi (UNISRI), Surakarta, tepatnya di Fakultas Teknologi dan Industri Pangan. Kunjungan ini merupakan bentuk inisiasi kerjasama antara program studi Teknologi Industri Pertanian Universitas Trunojoyo Madura dengan Fakultas Teknologi dan Industri Pangan UNISRI. Kunjungan ini disambut baik oleh Dekan Fakultas Teknologi dan Industri Pangan yaitu Dr. Nanik Suhartatik,S.TP.,M.P.
Diskusi inisiasi kerjasama
Bentuk kerjasama yang diharapkan bisa terlaksana, antara lain di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Bentuk kerjasama pendidikan dapat dilakukan dengan melakukan kegiatan kuliah tamu dengan mendatangkan dosen dari kedua universitas. Kemudian untuk kerjasama di bidang penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan dosen dari kedua universitas untuk penelitian internal kampus maupun eksternal kampus. Bentuk kerjasama pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan dengan mengangkat topik yang sama pada kedua universitas seperti ‘’Pencegahan stunting’’. Inisiasi kerjasama ini diharapkan dapat dilanjutkan dengan perjanjian kedua universitas baik MoU, MoA, dan IA serta dapat memberikan manfaat pada kedua universitas.
Dokumentasi penyerahan cendera mata dari TIP UTM ke Fakultas Teknologi dan Industri Pangan UNISRI
Prodi Teknologi Industri Pertanian Universitas Trunojoyo Madura (TIP Trunojoyo) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (ABDIMAS) di Desa Gumulan, Kecamatan Kesamben, Jombang, Rabu, 9 Agustus 2023. Bertempat di balai desa, sekitar 30 warga desa mengikuti acara ABDIMAS dengan tema Pelatihan Teknologi Pangan dan Produk Halal. Mayoritas peserta adalah pemilik usaha yang bergerak di sektor pangan olahan. Busroni, Kades Gumulan, menyambut baik kegiatan ini karena bisa mendorong warga untuk paham tentang kehalalan produk yang warga produksi. Selain itu, penggunaan teknologi dalam produk bisa meningkatkan daya saing usaha warga, ujarnya.
Sambutan oleh Dekan Fakultas Pertanian dan Kepala Desa GumulanPenyampaian Materi Konsep Pangan Halal
Acara dilaksanakan dalam 2 sesi utama. Sesi pertama adalah penyajian materi mengenai produk halal, yang dipresentasikan oleh Enung Siti Nurhidayah, salah satu dosen di TIP Trunojoyo. Peserta diajak untuk belajar mengenai konsep halalan thayyiban. Status halal harus dijamin agar konsumen tidak ragu untuk mengonsumsinya. Saat ini, pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal – BPJPH sangat aktif mengampanyekan program sertifikasi halal, termasuk bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Dengan sertifikasi halal, produk makanan dan minuman bisa dipastikan status kehalalan sehingga tidak menimbulkan keraguan. Selain itu, jaminan halal tersebut akan memperkuat daya saing produk. Produk bisa bersaing, keuntungan yang diraih pelaku usaha bisa maksimal.
Penyampaian Materi Enzim pada Produk Olahan GorengSimulasi Penggunaan Enzim pada Produk Olahan Goreng
Di sesi kedua, Cahyo Indarto – dosen senior di TIP Trunojoyo – berbagi ilmu mengenai penggunaan enzim dalam tepung bumbu, yang kemudian diterapkan pada aneka produk goreng, seperti ayam, udang, dan tahu. “Penggunaan tepung bumbu enzim ini akan mengurangi pemakaian bahan tambahan pangan” paparnya. Enzim yang bekerja di dalam tepung bumbu ini mampu meningkatkan cita rasa. Dosen lulusan program doktor di Taiwan ini juga mendemonstrasikan teknik mencampur bahan dan menggoreng. Beliau memaparkan bahan baku adalah satu prasyarat yang krusial, sangat menentukan karakteristik produk akhir.
Uji Sensoris Produk oleh Kepala Desa Gumulan
Produk gorengan adalah jenis makanan favorit bagi kebanyakan masyarakat Indonesia. Tekstur yang renyah, warna yang menarik, dan rasa gurih dengan isian yang bervariasi menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen. Tak dipungkiri, produk pangan goreng sangat digemari oleh beragam lapisan masyarakat.
Foto Bersama Tim Prodi Teknologi Industri Pertanian dengan Masyarakat Desa Gumulan
PPK ORMAWA merupakan suatu program yang dilakukan oleh kemendikbud untuk menguatkan kapasitas sebuah organisasi kemahasiswaan di seluruh universitas di Indonesia. Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian Universitas Trunojoyo Madura merupakan salah satu ORMAWA yang mendapatkan kesempatan untuk melakukan PPK ORMAWA pada tahun 2023. Tema yang diangkat oleh PPK ORMAWA HIMATIPA yaitu “SIDARLING (Sekolah Ibu Sadar Lingkungan): Edukasi Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco-Enzyme dan Produk Rumah Tangga di Desa Banyuajuh, Bangkalan”. Tema ini sesuai dengan bidang program studi PPK ORMAWA HIMATIPA yaitu Teknologi Industri Pertanian dengan bidang manajemen lingkungan.
Pemotongan Tumpeng oleh Koordinator Prodi TIP
PPK ORMAWA HIMATIPA bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Bangkalan, program studi Teknologi Industri Pertanian, dan juga Fakultas Pertanian dalam pelaksanaan kegiatan. Dinas Lingkungan Hidup berperan dalam memberikan beberapa materi mengenai kesadaran lingkungan pada masyarakat di desa Banyuajuh. Pelaksanaan PPK ORMAWA HIMATIPA ini diawali dengan acara pembukaan yang bertujuan untuk mengenalkan kegiatan dan pihak-pihak yang terlibat dalam PPK ORMAWA HIMATIPA di Desa Banyuajuh. Pembukaan acara PPK ORMAWA HIMATIPA pada hari senin, 24/07/2023.
Foto Bersama Peserta PPK Ormawa
Bapak Tricahya Agustinus sebagai penyuluh lingkungan hidup Bangkalan dan perwalikan Dinas Lingkungan Hidup menyampaikan “isi dari PPK ORMAWA HIMATIPA ini sangat masuk kedalam pengabdian kepada masyarakat, saya mengapresiasi kegiatan ini dikarenakan dari dinas lingkungan hidup sangat butuh kegiatan semacam ini, dinas lingkungan hidup kurang sumber daya manusia”. Tujuan dilakukannya PPK ORMAWA ini yaitu untuk mengurangi sampah organik khusunya pada desa banyuajuh. Hal ini sesuai dengan harapan dari bapak dinas lingkungan hidup “harapan saya semoga kegiatan ini dilakukan secara kontinu sehingga kesadaran masyarakat akan sampah teratasi, jika kegiatan ini vacum maka kesadaran masyarakat akan hilang dan akan mengulang Kembali dan itu membutuhkan waktu yang lama”.
Dalam rangka memberikan wawasan pengetahuan tambahan dalam mendukung proses belajar mengajar di Universitas Trunojoyo terkhusus Fakultas Pertanian, salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu kuliah tamu (guest lecturer) atau kuliah praktisi. Kuliah tamu atau praktisi merupakan kegiatan perkuliahan yang menghadirkan pakar atau para ahli dari industry maupun instansi untuk memberikan wawasan kepada para mahasiswa dan juga dosen dari berbagai program prodi. Selain itu, kuliah praktisi dipakai untuk mumutakhirkan pengetahuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mendalami topik yang berhubungan dengan mata kuliah yang diajarkan sehingga dapat mengembangkan diri dalam menghadapi era globalisasi dan dunia kerja yang semakin kompetetif. Kuliah praktisi juga merupakan salah satu program Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Antusias mahasiwa dalam mengikuti kuliah tamu yang diselenggarakan pada hari Rabu (10/05/2023) oleh Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura secara offline bertempat di RKBI 205. Kuliah tamu sering diselenggrakan oleh Program Studi Teknologi Industri Pertanian dengan topik bahasan “Determiinistic Inventory Models” dimana Keynote Speaker Dr. Lala Ayu Kantari dari ISCEA INDONESIA dan sebagai moderator Dr. Burhan,S.TP., M.T. selaku Dosen Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura. Kurang lebih dari 30 peserta dan dosen Program studi teknologi industry pertanian datang ke RKBI pada pada pukul 13.00 WIB dan acara dimulai pada pukul 13.20 WIB.
Materi yang disampaikan oleh narasumber sangat menarik sehingga para mahasiswa dan dosen terfokus dan rasa penasaran akan materi yang diberikan. Pada awal acara, dibuka oleh bapak Burhan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Bu Lala selaku narasumber. Pada kesempatan tersebut, Dr. Lala Ayu Kantari menjelaskan tentang pengendalian persediaan barang yang dimiliki setiap perusahaan. Parameter model pada sistem persediaan ada permintaan, biaya dan lead time. Model untuk mempertimbangkan tingkat persediaan dapat menggunakan model deterministik. Model deterministik merupakan metode yang digunakan untuk menentukan persediaan optimal dari suatu barang Ketika permintaan sebagian besar tidak ada ketidakpastian dan penambahan stok inventori. Pada deterministik inventori ada ongkos inventori, EOQ (Eqonomic Order Quantity), total biaya inventori (TC), back ordering, total cost dan lainnya. Disela-sela kuliah praktisi, terdapat latihan soal dan mahasiswa diarahkan untuk mengerjakan soal tersebut. Satu jam lebih materi yang diberikan kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab dan tahap terakhir penutup serta dokumentasi. Ilmu yang diharapkan dari kuliah praktisi dapat memberikan gambaran serta informasi mengenai persediaan pada perusahaan.
Sharing Hearing Mahasiswa PMM 2023 dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian (HIMATIPA) pada Senin, 17 April 2023 Pukul 10.00 WIB. Kegiatan sharing and hearing tersebut dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting dengan dihadiri oleh 35 peserta. Dalam kegiatan Sharing Hearing Mahasiswa PMM 2023 dihadiri oleh Koordinator Program Studi Teknologi Industri Pertanian yaitu Bapak Mojiono, S.TP., MSi dan Koordinator MBKM Program Studi Teknologi Industri Pertanian yaitu Ibu Nurmalisa Lisdayana, S.TP., M.Si.
Kegiatan sharing and hearing ini dilaksanakan sebagai sarana untuk mewadahi mahasiswa Program Studi Teknologi Industri Pertanian yang memiliki ketertarikan terhadap program Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Selain itu tahun ini merupakan tahun ketiga untuk mahasiswa Program Studi Teknologi Industri Pertanian mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka dimana dua tahun sebelumnya Program Studi Teknologi Industri Pertanian secara berturut-turut berpartisipasi dalam program ini. Pada tahun lalu, terdapat dua mahasiswa yang mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka yaitu Fahrur Rosi dan Nadia Devita Febrianti, keduanya merupakan mahasiswa Teknologi Industri Pertanian semester 4. Fahrur Rosi dan Nadia Devita Febrianti melaksanakan program Pertukaran Mahasiswa Merdeka selama satu semester di Universitas Lambung Mangkurat yang terletak di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Sekilas informasi mengenai program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, dimana program ini dilaksanakan diawal semester ganjil dan dapat diikuti oleh mahasiswa semester 3, semester 5 dan semester 7. Kegiatan sharing and hearing yang dilaksanakan oleh HIMATIPA ini juga bermaksud untuk memotivasi mahasiswa Teknologi Industri Pertanian lainnya untuk mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Berdasarkan pengalaman dari Fahrur Rosi dan Nadia Devita Febrianti banyak benefit yang mereka dapatkan selama mengikuti program tersebut seperti mengenal budaya, makanan maupun adat di Banjarbaru. Harapannya partisipasi mahasiswa Teknologi Industri Pertanian dalam program Pertukaran Mahasiswa Merdeka tetap ada dan kian meningkat.
Kuliah tamu mata kuliah Manajemen Rantai Pasok (MRP) yang dilaksanakan pada hari Senin, 20 Maret 2023 dengan pemateri bernama Dr. Shovella Santy Alrosjid, CSCM. Dr. Shovella Santy Alrosjid merupakan COO (Chief Operating Officer) dari instant OSCM Indonesia (Operations and Supply Chain Management Consultant). Topik yang diberikan pada kuliah tamu kali ini yaitu “The Importance Of Agriculture Supply Chain Management”. Kuliah tamu mata kuliah Manajemen Rantai Pasok kali ini dihadiri oleh kurang lebih 100 mahasiswa dan dosen pengampu.
Dalam penyampaian materinya beliau menyampaikan bahwa mahasiswa diharuskan bangga belajar dan kuliah di bidang pertanian, hal ini dikarenakan pertanian sangat penting dan sangat diperlukan selama peradaban manusia masih ada. Materi yang diberikan mencakup supply chain, teknologi pertanian dan permasalahan dalam supply chain. Dalam supply chain akan mengontrol 3 komponen yaitu produk, informasi, dan keuangan. Pertanian Indonesia menjadi industri kedua terbesar yang menyumbang ekonomi negara. Pertanian dalam arti luas tidak hanya menyangkut pertanian di bidang tanaman padi dan lainnya, namun juga pertanian kelautan dan kehutanan. Beliau menyampaikan bahwa di bidang pertanian uncertainty atau ketidakpastiannya akan sangat besar. Namun hal tersebut menjadi sebuah peluang besar apabila dapat ditemukan solusinya. Terdapat beberapa kendala yang dihadapi dari sektor pertanian, diantaranya meliputi kendala pada sheet farmer, sheet processing, commercial farmer, DOC and feed producer dan technology in agriculture supply chain.
Secara garis besar kendala utama dalam sektor pertanian yaitu modal, sumber daya manusia, teknologi dan kemampuan dari petani. Ada beberapa jenis teknologi pada agriculture supply chain yaitu, crop selection (pemilihan pemotongan), land preparation (persiapan tanah), seed selection (seleksi benih sebelum ditanam), seed sowing (penaburan benih), irrigation (irigasi atau penyaluran air), crop growth (pertumbuhan tanaman), harvesting (pemanenan), storage (penyimpanan), transportation (transportasi), and selling (penjualan). Tidak hanya materi perkuliahan, beliau membagikan pengalamannya dari awal bekerja hingga menjadi praktisi. Beliau juga memberikan tips dan motivasi kepada mahasiswa untuk menjadi seorang praktisi.
Penyampaian Materi oleh Dr. Shovella Santy Alrosjid, CSCM.Foto Bersama Pemateri dengan Mahasiswa dan Dosen Pengampu Mata Kuliah Manajemen Rantai Pasok
Sekitar 100 mahasiswa Program Studi Teknologi Industri Pertanian mengikuti kuliah tamu dengan narsum Bapak Mukhlis Bahrainy, CEO PT Pachira, Selasa 14 Februari 2023. Acara diselenggarakan di Auditorium, Gedung Graha Utama Lt. 10, Universitas Trunojoyo Madura.
Acara dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama adalah penyampaian narasumber, sesi kedua adalah diskusi. Peserta kuliah tamu adalah mahasiswa peserta mata kuliah Perencanaan Proyek Agroindustri (PPA). Salah satu bahasan di kuliah tamu ini adalah teknologi dan manajemen yang dibutuhkan untuk industry pertanian masa depan. Dari sisi teknologi, di masa mendatang, sektor ini memerlukan teknologi inovatif yang menggabung beberapa tahapan proses dalam satu mesin. Selain itu, konsep teknologi yang berbasis “zero waste” juga diperlukan, yang bermanfaat dalam mengolah seluruh bagian bahan baku.
Dari sisi manajemen, terdapat kebutuhan manajemen logistik, produksi,pengawasan mutu, keuangan, pemasaran yang terintegrasi. Tidak hanya itu, industry pertanian juga membutuhkan quality management system yang terkoneksi dengan system digitalisasi instrumen kontrol IR 4.0.
Supervisi dilaksanakan pada KPSP “Setia Kawan” yang berlokasi di Nongkojajar, Pasuruan. Terdapat 4 mahasiswa TIP yang melaksanakan PKL dengan topik yang berbeda. KPSP “Setia Kawan” memiliki proses bisnis utama di bidang pengolahan susu. KPSP mengelola pengolahan susu mulai dari hilir hingga hulu. Kegiatan hilir meliputi penyediaan hijauan pakan ternak, pemerahan susu, pasteurisasi susu, pengolahan susu dan pengiriman bahan baku susu ke unit pengolahn susu lanjutan. Selain mengolah susu untuk industri lanjut, KPSP juga mengolah susu segar menjadi beragam varian susu pasteurisasi dengan ragam rasa. Pengembangan produk lainnya adalah kerupuk susu, permen susu dan terakhir adalah keju. Terbaru KPSP mendapatkan sertifikat untuk produksi susu organik.
Kegiatan PKL mahasiswa dilaksanakan secara terjadwal dan dibimbing oleh 1 pembimbing lapang. Mahasiswa juga terlibat aktif pada kegiatan non-pengolahan susu, misal pada kegiatan pemerahan susu, pengumpulan susu dan persiapan pakan. KPSP memberikan kesempatan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam kegiatan produksi. Kesempatan luas dan terbuka bagi para mahasiswa untuk melaksanak tugas akhir di KPSP “setia kawan”.
Pelaksanaan monitoring dan evaluasi bersama mahasiswa PKLFoto bersama di salah satu unit usaha KPSP “Setia Kawan”